Mata adalah organ penting yang merupakan salah satu dari panca indera kita. Organ ini adalah satu-satunya alat supaya manusia bisa melihat secara visual. Selain penting, mata bisa sangat sensitif. Gangguan sedikit saja dapat berakibat fatal. Oleh karena itu lebih baik tidak bermain-main dalam menjaga kesehatan mata. Sekecil apapun gangguan yang dialami mata, maka lebih baik segera berkonsultasi dengan dokter mata. Penyakit mata dapat menyerang siapa saja, termasuk diantaranya bayi.
Bentuk sakit mata pada bayi
Mata belekan adalah suatu tanda umum yanga da pada mata ketika mengalami suatu gangguan atau penyakit. Belek sendiri merupakan suatu indikasi adanya kotoran pada mata. Pada bayi, hal ini dapat dianggap biasa selama air dan belek yang ada masih ada dalam batas wajar. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan mata bayi berair dan belekan diantaranya adalah penyumbatan
saluran air mata bayi. Kelahiran bayi yang normal melalui jalan lahir memungkinkan terjadinya infeksi. Oleh karena itu ketika bayi lahir, dokter akan melakukan serangkaian tes, termasuk pada bagian mata bayi. Saluran air mata yang tersumbat dapat menyebabkan aliran air mata menuju hidung tidak ada sehingga akan terjadi air mata yang keluar terus menerus. Genangan air ini dapat menjadi sarang kuman dan penyebab infeksi.
Mengatasi sakit mata untuk bayi
Sebelum diberikan obat, lebih baik diperiksa terlebih dahulu apakah belekan yang terjadi masih dalam tahap normal atau tidak. Pemberian obat mata yang berlebihan dapat memberikan dampak yang tidak baik bagi maya bayi. Jika belek pada mata bayi muncul di pagi hari dan dalam jumlah yang sedikit, maka itu hal wajar. Cukup bersihkan mata bayi dengan cara mengusapnya dengan kapas atau kain lembut. Jangan menggunakan air hangat karena dapat menyebabkan iritasi. Usap dari bagian dalam ke arah luar mata.
Namun jika belek yang muncul cukup banyak dan membuat mata bayi jadi lengket, maka anda bisa mengkompres mata bayi dengan kapas yang dibasahi air hangat. Kompresan ini dimaksudkan supaya belek yang menempel bisa dibersihkan dengan mudah. Jangan gunakan borwater atau air pembersih mata lainnya karena mata bayi termasuk sensitif terhadap zat-zat tersebut. Namun apabila kondisi ini berlangsung selama 3 hari atau lebih, maka anda harus membawa bayi anda ke dokter. Membawa bayi ke dokter harus dilakukan ketika anda melihat adanya warna merah pada bagian putih mata bayi. Warna merah umumnya merupakan indikasi terjadinya infeksi. Jika ini terjadi, maka bayi anda membutuhkan obat sakit mata yang sesuai dengan penyakit yang dideritanya.
Melancarkan saluran air mata yang tersumbat
Apabila infeksi dan belekan sudah diatasi, maka selanjutnya yang harus dilakukan adalah melancarkan saluran air mata yang tersumbat. Caranya adalah dengan melakukan pijatan lembut pada saluran air mata yang letaknya berada di bagian dalam mata, dekat pangkal hidung. Namun sebelumnya, pastikan tangan anda sudah bersih sebelum menyentuh bayi, apalagi di bagian mata. Potong kuku anda sebelum melakukan pijatan, kikir rata sehingga tidak melukai kulit bayi yang lembut dan sensitif. Gunakan jari-jari yang berkult lembut supaya tidak terjadi banyak gesekan.
Lakukan gerakan memijit dengan lembut dengan gerakan turun dari tepi mata atau pangkal hidung menuju ke arah hidung. Pemijatan dilakukan dengan gerakan yang memutar dari atas ke bawah berlawanan jarum jam. Jangan memijat terlalu keras, cukup dengan mengusapnya secara perlahan namun berkali-kali. Penekanan yang berlebihan dapat menyebabkan luka pada kulit dan otot bayi. Pemijatan ini dapat dilakukan sebanyak tiga kali sehari, terutama pada saat mandi. Pemijatan dilakukan sampai mata bayi tidak mengeluarkan air mata yang berlebihan dan terus menerus. (iwan)
Sumber : ridwanaz.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar